Ya, terkait kekalahan 0-1 dari Thailand pada Selasa (11/7/2017). Pelatih timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, menyebut gol tim lawan terjadi karena skuatnya memberikan ruang kepada lawan yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, dia menyebut ada beberapa keputusan wasit yang merugikan tim Garuda Asia (julukan timnas Indonesia U-16).
Klasemen sementara Grup A Piala AFF U-15 2017. (Foto-PSSI)
Atas hasil tersebut, timnas Indonesia U-16 saat ini baru memperoleh satu poin di Grup A Kejuaraan Piala AFF U-15 2017. Poin tunggal itu diraih atas hasil seri 2-2 melawan Myanmar pada Minggu (9/11).
Tepat di bawah Thailand ada Myanmar dengan empat poin. Kemudian diikuti oleh Australia di peringkat ketiga dengan tiga poin, dan Laos yang juga dengan tiga poin tetapi berada di peringkat keempat karena kalah selisih gol dari Australia.
Adapun usai menghadapi Thailand, Indonesia akan menantang Australia pada Kamis (13/7) pada pukul 18.30 WIB (Live Global TV). Setelah itu, Indonesia masih harus melawan Laos pada Sabtu (15/7) dan Singapura pada Senin (17/7).
Walau saat ini baru meraih sebiji poin, Fakhri Husaini masih melihat adanya kans bagi timnas Indonesia U-16 lolos ke babak berikutnya sebagai wakil Grup A. Apa yang jadi pertimbangan pria yang juga mantan gelandang timnas yang lama memperkuat klub Pupuk Kaltim Bontang itu?
"Masih ada tiga pertandingan lagi dan kami akan merebut sembilan poin dari sana," kata Fakhri berkoar seperti dikutip dari keterangan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Fakhri melanjutkan, dirinya dan tim segera mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan skuat polesannya. "Anak-anak juga masih tetap optimistis untuk laga-laga berikutnya, meski memang ada penyesalan. Namun saya yakin mereka bisa bangkit di pertandingan berikut," kata pria kelahiran Lhokseumawe, Aceh, 51 tahun yang lalu tersebut.
Informasi ini dipersembahkan oleh BCABET | BCAPLAY – BOLA 88 - JUDI ONLINE - SITUS JUDI ONLINE - JUDI BOLA ONLINE - LIVE CASINO - JUDI POKER ONLINE - CEME ONLINE


0 comments:
Post a Comment